Warga Keluhkan Kualitas Rumah yang Dibedah Pemkot Kupang

Bagikan :

NTTTERKINI.ID, Kupang – Salah satu warga di Kelurahan Merdeka, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang mengeluhkan hasil bantuan bedah rumah program Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang Kota, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Keluhan – keluhan tersebut diantaranya kualitas rangka atap yang asal jadi, mengakibatkan setiap hari mengeluarkan serbuk halus yang akhirnya menimbulkan beberapa jenis penyakit pada anggota keluarga seperti batuk-batuk dan mata menjadi merah.

Bacaan Lainnya

Baca Juga :  Kota Kupang Terbitkan 15.226 Ijin Usaha

Selain itu pintu rumah tersebut tidak dapat tertutup rapat sebagaimana mestinya, sehingga selalu di biarkan dalam kondisi tidak terkunci waktu malam hari.

“Saya bukannya tidak tahu berterima kasih, tapi kondisi rumah ini membuat kami kecewa dan saya merasa tidak nyaman dengan rumah baru ini,” kata warga penerima bantuan, Sabriana Soeek, Senin, 15 November 2021.

Baca Juga :  Wali Kota Kupang Ajak Warga Aktif Laporkan Pungli

Menurut dia, kondisi rumah tersebut telah terjadi sejak ditempati dan telah dikeluhkan pada pengawas program bedah rumah, namun tidak pernah ada tindaklanjut.

“Kami sudah hubungi pengawas, tapi sampai hari ini tidak ada respon sama sekali,” tambah Sabriana.

Lurah Merdeka, Petty Ly mengaku belum pernah menerima laporan atau keluhan warga penerima bantuan bedah rumah yang beralamat di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Kelurahan Fatululi Tertinggi Tunggak Pengembalian Dana PEM

“Sebenarnya sampai sekarang itu belum menjadi masalah, karena keluarga ibu Soeek belum datang melapor karena saat serah terima dalam kondisi bagus,” kata Petty.

Sabriana Soeek menjadi salah satu penerima bantuan bedah rumah tahun anggaran 2020 menggunakan Dana Alokasi Umum (DAU) dengan ukuran rumah  7×7 meter, terdiri dari satu ruang tamu, dua kamar tidur, dapur dan satu kamar mandi dan baru di tempati pada Agustus 2021. (Lid)


Bagikan :

Pos terkait