Wali Kota: Tak Cukup Bedah Rumah Hanya Rp10 Juta

  • Whatsapp
Bagikan :

Jefri Riwu Kore

NTTTERKINI.ID, Kupang – Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore menegaskan biaya untuk program bedah rumah di Kota Kupang tak cukup hanya Rp10 juta, sehingga Pemerintah Kota Kupang naikan menjadi Rp50 juta.

“Kalau dulu di bilang Rp10 juta, kita hanya perbaiki atapnya, lalu temboknya roboh. Jadi kita perbaiki sekaligus. Pemkot Kupang bertanggung jawab untuk masalah ini. Yang penting tidak ada niat jahat untuk pencuri,” kata Jefri saat konfrensi pers, Selasa, 27 Oktober 2020.

Diakuinya kesepakatan dengan DPRD Kota Kupang, biaya bedah rumah hanya Rp10 juta. Namun faktanya di lapangan, dana itu hanya bisa digunakan untuk perbaiki atap rumah. Sedangkan dindingnya tidak, sehingga biayanya dinaikan menjadi Rp50 juta.

Program ini, menurut dia, akan dilanjutkan di masa kepemimpinanya guna mengentaskan kemiskinan di Kota Kupang. Karena dalam pelaksanaannya tidak ada aturan yang dilanggar.

“Saya ingin tekankan bahwa program bedah rumah ini tidak ada aturan yang dilanggar, maka program ini akan berjalan terus,” tegas Jefri.

Dia juga mempersilahkan semua pihak yang tidak setuju dengan program untuk meminta penjelasan ke Pemkot Kupang.

“Jika ada pihak yang tidak setuju, maka Pemkot Kupang siap menjelaskan,” tegasnya.

Pada 2020, Pemkot Kupang telah membedah sejumlah warga Kota Kupang yang dinilai tak layak huni. (Lid)

Baca Juga :  Wali Kota: Sekda Kota Kupang Wajib Orang Timor

Pos terkait