Tukang Parkir Wajib Ikut BPJS Tenaga Kerja

  • Whatsapp
Bagikan :

Bernadinus Mere

NTTTERKINI.ID, Kupang – Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) memberi subsidi iuran jaminan sosial ketenagakerjaan (BPJS Tenaga Kerja) selama tiga bulan bagi para pengelola dan tukang parkir.

Bacaan Lainnya

“Kalau BPJS tenaga kerja, kayaknya seperti itu tapi saya belum tahu,” kata Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore saat di wawancara usai sidang DPRD, 21 September 2020.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Kupang , Bernadinus Mere mengatakan pemerintah memberikan subsidi selama tiga bulan, sekalian memfasilitasi agar pengelola maupun juru parkir wajib mengikuti asuransi BPJS Ketenagakerjaan sebagai pelindung kecelakaaan kerja.

Baca Juga :  Ditusuk Orang Mabuk, Linmas ini Disantuni Rp46 Juta

Menurut dia, setelah disubisidi tiga bulan pertama masa keanggotaan bagi para pengelola dan juru parkir bulan selanjutnya dibayar sendiri dengan besaran sekitar Rp16 ribu-Rp25 ribu perbulan.

“Kartunya sudah kami urus dan bagikan ke pengelola, untuk iuran premi setelah 3 bulan dibayarkan pemerintah, bulan selanjutnya akan di bayar sendiri oleh pengelola,” tanbahnya.

Adapun data pada Dishub terdapat 200 pengelola parkir dan 400 juru parkir yang diwajibkan terdaftar sebagai anggota Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan sebagai bentuk asuransi jiwa terhadap resiko kerja yang rentan kecelakaan. (Lid)

Pos terkait