Telkomsel Siapkan Paket Merdeka Belajar Bagi Pelajar dan Guru

Bagikan :

NTTTERKINI.ID, Surabaya – Program nasional Telkomsel yakni Program Merdeka Belajar Jarak Jauh (MBJJ) merupakan bantuan kuota internet yang diperuntukan bagi pelajar dan pengajar.

“Secara prinsip kita mendukung pembelajaran jarak jauh, mendukung program pemerintah untuk dengan menyediakan produk kuota internet bagi pelajar dan pengajar,” kata General Manager DLS and Direct Sales Telkomsel Area Jawa Bali, Agus Priyanto saat mengelar webinar, Kamis, 23 September 2021.

Bacaan Lainnya

Telkomsel secara konsisten turut memberikan solusi di dunia pendidikan sejak awal pendemi Covid-19 untuk menyediakan bantuan kuota internet merdeka belajar Rp10 untuk pelajar dan pengajar yang sangat terjangkau, selaras dengan program MBJJ yang dicanangkan pemerintah

Baca Juga :  Pasca Gempa Lombok, Telkomsel Optimalkan Sistem Jaringan

Webinar yang digelar Telkomsel bukan hanya memberikan edukasi kuota internet merdeka belajar, tetapi  juga membahas soal para pengajar atau guru  dan peserta didik  mampu mengembangkan potensi diri menjadi seorang influencer di lingkungan terdekat.

Menurut dia, sebagai guru tidak cukup sekadar bisa mengajar saja, tapi harus bisa menjadi seorang influencer yang memberikan pengaruh positif bahkan menjadi idola bagi muridnya. Apa yang dilakukan oleh seorang guru pasti akan ditiru muridnya. Begitu pula dengan pelajar tentunya dengan mengembangkan potensi dirinya secara maksimal akan memberikan pengaruh yang baik bagi keluarga dan sekolah.

Baca Juga :  Menteri BUMN Resmikan Lima BTS USO Telkomsel di Rote

“Sebagai guru tidak cukup sekadar bisa mengajar saja, tapi harus bisa menjadi seorang influencer yang memberikan pengaruh positif bahkan menjadi idola bagi muridnya,”tambah Agus

Webinar yang bertemakan “Asyik Bersama Digital Maksimal Bersama Merdeka Belajar ditujukan untuk para guru dan pelajar ini menghadirkan psikolog Lohjinawi sebagai narasumber dan artis muda Anneth dan Enda pemeran utama film “Kau dan Dia” dengan target peserta webinar di kisaran seribu orang.

Baca Juga :  Sejumlah Wilayah di NTT Belum Terjangkau Sinyal Telekomunikasi

Dalam webinar tersebut juga di hadirkan Gamer dan Humas Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) Jawa Tengah yang mengupas tuntas soal game yang selama ini mungkin di benak sebagian besar masyarakat kita adalah hal yang negatif karena hanya menghabiskan waktu saja.

Padahal saat ini game sudah dimanfaatkan sebagai tools yang bisa mendukung para pelajar berprestasi di bidang e-sport baik di tingkat lokal maupun mancanegara. “Hal-hal seperti inilah yang harus diketahui para guru maupun pelajar bagaimana memanfaatkan game menjadi sesuatu yang bermanfaat dan menambah prestasi pelajar,” tutup Agus. (Lid)


Bagikan :

Pos terkait