Satu Lagi TSK Kredit Macet Bank NTT ditangkap Kejati

Bagikan :

Tersangka saat turun dari mobil tahanan

NTTTERKINI.ID, Kupang – Kejaksaan tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menangkap satu lagi tersangka kasus penyaluran fasilitas kredit pada Bank NTT cabang Surabaya tahun 2018, Ilham Nurdiyanto.

Bacaan Lainnya

Baca Juga :  Bank NTT Menang 3-1 Atas Poso Energy


“Tim Kejati NTT dan intelejen kejagung berhasil menangkap satu lagi tersangka kasus kredit macet Bank NTT,” kata Kepala Kejati NTT, Yulianto, Kamis, 25 Juni 2020.


Dia mengatakan tersangka ditangkap di Rumah Sakit Yasih Cempaka Putih Jakarta pada Rabu, 24 Juni 2020 sekitar pukul 16.15 WIB saat hendak menemui rekan bisnisnya.


“Jadi tersangka ke Rumah Sakit bukan untuk berobat, tapi sedang berbisnis bersama rekannya,” tegasnya.


Usai ditangkap, jelas dia, tersangka diterbangkan ke Kupang, NTT dan tiba sekitar pukul 14.00 Wita menggunakan pesawar Garuda. “Tersangka diterbangkan ke Kupang, karena dalam keadaan sehat,” tegasnya.

Baca Juga :  Enam Orang Daftar Calon Dirut dan Dirum Bank NTT


Saat ini, katanya, tersangka sedang menjalani pemeriksaan oleh penyidil Kejati NTT. Pihaknya akan memeriksa kondisi kesehatan tersangka, sebelum dilakukan penahanan. 


Menurut dia, total kredit yang diajukan tersangka ke Bank NTT sebesar Rp10 miliar, dan Rp10 miliar itu macet. “Total pinjaman yang diberikan seluruhnya macet,” tegasnya.

Baca Juga :  RUPS Bank NTT Putuskan Seleksi Ulang Calon Dirut


Dengan penangkapan ini, maka Kejati NTT telah mengamankan tiga tersangka yakni Ilham Nurdianto, Siswanto Kondrata, dan Yohanes ronal Soleman. 


Sedangkan empat tersangka lainnya Stef Soleman, Lomelin, Wiliam KondrataMuhamad Ruslan telah menyatakan kesediaan untuk memebuhi panggilan Kejati NTT.


Kredit macet Bank NTT cabang Surabaya pada 2018 mencapai angka Rp126 miliar lebih, dan Kejati NTT telah melakukan penyitaan aset dan uang kurang Rp100 miliar. (Ado)


Bagikan :

Pos terkait