PKB Akan Tindak Kader “Main Dua Kaki” di Pilkada

  • Whatsapp
Bagikan :

NTTTERKINI.ID, Kupang – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan menindak tegas kadernya yang “main dua kaki” di Pemilu kepala daerah (Pilkada) serentak yang digelar di 9 kabupaten di Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Kami akan tegur dan tindak tegas kader yang tidak bekerja untuk pasangan calon yang didukung PKB pada Pilkada serentak,” kata utusan DPP PKB, Ahmad Iman Syukri di sela-sela acara monitoring laporan evaluasi kinerja Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB NTT, Jumat, 23 Oktober 2020.

Pada Pikada serentak di 9 kabupaten di NTT, menurut dia, PKB mengutus enam kader di enam Pilkada, sedangkan tiga pilkada lainnya, PKB berkoalisi dengan partai politik (Parpol) lain.

“Ada enam kader yang ikut bertarung sebagai calon wakil bupati di enam dari 9 kabupaten yang menggelar pilkada serentak,” katanya.

Enam kader PKB mengikuti pilkada di Sabu Raijua, Malaka, Sumba Timur, Manggarai, Ngada dan Timor Tengah Utara (TTU).

Dia berharap dari enam kader yang ikut bertarung di Pilkada serentak menang pada Pilkada yang akan digelar pada 9 Desember 2020 itu.

“Pinginnya menang di 9 kabupaten. Semoga di enam kabupaten yang diikuti kader PKB menang,” harapnya.

Karena itu, dia mengingatkan kader PKB yang tidak serius mendukung usungan PKB di Pilkada akan ditegur.

Jika ada anggota DPRD asal PKB yang “bermain dua kaki” akan ditegur dan diberi sanksi, karena hirarki PKB tegak luruh dari pusat hingga daerah.

“Loyalitas dan kepatuhan tegak lurus, jadi jika ada yang “main dua kaki” akan ditegur dan sanksi,” tegasnya.

Ketua DPW PKB NTT, Yucun Lepa menegaskan pihaknya masih melakukan evaluasi, jika ada laporan terkait kader yang “main dua kaki”, maka pihaknya akan mengumpulkan data dan fakta. Jika terbukti, maka akan dikenai sanski sesuai aturan partai.

“Sejauh ini belum ada kader yang “main dua kaki”. Namun jika ada akan dikenai sanksi. Kalau pemecatan keputusannya ada di DPP PKB,” tegasnya. (Ado)

Baca Juga :  NTT Dukung Muhaimin Pimpin PKB

Pos terkait