Penunjukan Direktur TI dan Ops Bank NTT Tak Sesuai Aturan

Bagikan :

NTTTERKINI.ID, Kupang – Penetapan Direktur Teknologi, Informasi dan Operasional (TI dan Ops) Bank NTT oleh RUPS LB pada 18 Oktober 2021 lalu dinilai tak sesuai aturan, karena pejabat yang ditunjuk merangkap jabatan sebagai Direktur kepatuhan.

Karena itu, jabatan Direktur TI dan Ops Bank NTT akan dijabat oleh Pelaksana tugas (Plt) yang akan ditunjuk oleh Dewan direksi.

Penunjukan Direktur TI dan Ops Bank NTT pada RUPS LB, 18 Oktober 2021 melanggar prinsip independensi dan rangkap jabatan direktur kepatuhan sebagaimana diatur dalam pasal 7 sampai pasal 9 POJK 46/POJK.03/2017 tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Umum, disebutkan Dirkep dilarang merangkap jabatan guna menjaga independensi.

Baca Juga :  OJK:  NTT Harus Dapat Perhatian Lebih

Karena menyalahi aturan, maka OJK menyurati direksi Bank NTT pada 7 Desember 2021 dengan No.SR88/KO.0802/2021 terkait rangkap jabatan Direktur Kepatuhan dan TI dan Ops.

Menanggapi surat OJK itu, maka direksi Bank NTT melalui surat No.1665/Dir-DKp/XII/2021 yang ditandatangani Pelakasana tugas (Plt) Dirkep Bank NTT, Hilarius Minggu menyurati dewan direksi dengan untuk menunjuk pelaksana tugas (Plt) Direktur TI dan Ops.

Baca Juga :  Pimpinan dan Pegawai OJK NTT Tanda Tangani Pakta Integritas

“Ya benar, Dewan Komisaris akan menunjuk salah 1 direktur (selain dirkep) sebagai Plt Dir TI & Ops,” kata Hilarius kepada media ini, Jumat, 10 Desember 2021.

Terkait posisi Dirkep Bank NTT yang lowong, kata dia, sesuai keputusan RUPS LB, dirinya juga menjabat sebagai Plt Dirkep.

“Saat ini saya masih menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai Dirkep. Sampai ada dirkep pengganti saya ada baru saya lepas jabatan dirkep,” jelasnya.

Baca Juga :  Dua Bank Swasta Baru Buka Cabang di NTT

Jika jabatan Plt TI dan Ops telah terisi, kata dia, maka dirinya masih menjabat sebagai Plt Dirkep. “Saya tetap sebagai Plt Dirkep,” katanya.

Sementara itu, Komisaris Utama (Komut) Bank NTT, Juvenile Djojana yang dikonfirmasi media ini terkait usulan Plt itu meminta wartawan untuk berhubungan dengan divisi Corsec Bank NTT. “Silahkan untuk media dengan divisi Corsec,” katanya. (Ado)


Bagikan :