Pengoperasian AMP Bumi Indah Terkendala Ijin

  • Whatsapp
AMP PT Bumi Indah
Bagikan :
AMP PT Bumi Indah
AMP PT Bumi Indah

NTTTERKINI.COM, Kupang – Asphalt Mixing Plant (AMP) PT Bumi Indah di Desa Penfui Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dibangun sejak April 2016 lalu hingga Rabu, 29 Juni 2016 belum juga beroperasi, karena terkendala ijin.

“Kami sudah siap untuk beroperasi, namun masih terkendala ijin dari Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kabupaten Kupang,” kata Wahyudi, staf PPT Bumi Indah kepada wartawan di Kupang.

Menurut dia, pihaknya telah mengajukan ijin pembangunan dan ijin pengoperasian sejak April 2016 lalu. Namun hingga saat ini masih terkendala ijin dari BLHD terkait Amdal dan tinggi pabrik AMP yang dekat dengan Bandara El Tari sehingga tak boleh melebihi 12 meter. “Kami sudah dapatkan ijin dari Angkasa Pura dan Lanud El Tari,” katanya.

Dia juga mengaku telah mendapat rekomendasi dari Bupati Kupang Ayub Titu Eki terkait dengan pembangunan pabrik AMP ini. Surat ini yang digunakan PT Bumi Indah untuk mengikuti lelang di Kota Kupang dan Provinsi.

“Sudah tiga kali kami gagal lelang, karena belum ada ijin operasi. Dua kali lelang di Kota Kupang dan sekali di Cipta Karya,” ujarnya.

Dia berharap segera mendapatkan ijin operasi dari Badan Perijinan Kabupaten Kupang agar bisa segera dioperasikan AMP ini untuk pelaksanaan poyek di dararatan Timor. “Kami berharap secepatnya sudah ada ijin,” tegasnya.

Ijin yang telah diajukan kepada BLHD, pertambangan, perindustrian, dan ijin pelayanan pertahanan. “Kami menunggu surat keterangan dari masing- masing instansi sebelum mengeluarkan ijin,” kata Eduhard Hadu, Kasubid kajian evaluasi dan pengembangan Badan Perijinan Kabupaten Kupang.

Dia mengaku tidak pernah menghambat ijin pengoeprasian AMP ini. Bahkan, dia berjanji akan mengeluarkan ijin pengoperasian, jika BLHD telah mengeluarkan surat rekomendasi yang diajukan ke perijinan. “Paling lama 3 hari, jika surat rekomendasi dari instansi terkait sudah lengkap,” katanya. (Ado)