Pemkot Usulkan Anggaran Rp1 Milliar Atasi Kekeringan

  • Whatsapp
Bagikan :

NTTTERKINI.ID, Kupang – Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengajukan usulan anggaran sebesar Rp1 milliar guna mengantisipasi ancaman kekeringan selama tiga bulan ke depan.

“Antisipasi ancaman kekeringan selama tiga bulan ke depan, kita masukan dalam anggaran perubahan usulan dana sebesar Rp1 milliar,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang, Jimy Didok, Sabtu, 26 September 2020.

Menurut dia, Kota Kupang masuk dalam 14 daerah yang akan mengalami kemarau panjang di NTT sesuai rilis Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Karena itu, Pemkot Kupang bersama DPRD melakukan antisipasi sebagai tanggap darurat terhadap ancaman kekeringan.

Saat ini diajukan usulan anggaran senilai Rp1 miliar yang dibahas bersama DPRD dan pemerintah. “Kita antisipasi ancaman kekeringan selama tiga bulan ke depan, kita masukkan dalam anggaran perubahan,” jelasnya.

Dampak dari kemarau panjang yakni masalah kekurangan air bersih dan persoalan kekeringan, maka memasuki Oktober nanti telah Pemkot Kupang melalui BPBD menyiapkan sebanyak 500 tangki air bagi warga terdampak.

“500 tangki untuk masyarakat marginal, sebagai langkah upaya mengatasi kelangkaan air bersih,” tambah Didok.

Anggota DPRD Kota Kupang, Yuven Tukung mengatakan dalam masa pembahasan kebijakan perubahan anggaran 2020 ini, sangatlah tepat untuk diajukan usulan anggaran penanganan dampak bencana kekeringan akibat kemarau panjang. Salah satunya adalah dengan menyuplai air bagi warga di berbagai wilayah kritis.

Selain menyuplai air, kata dia, Pemkot Kupang dapat mengoptimalkan berbagai sumber air lainnya, misalnya Kali Liliba dan mata air Petuk yang hingga saat ini masih terus mengalir.

“Jadi kalau itu mempergunakan anggaran yang besar, maka prinsipnya kami di DPRD itu tidak menjadi soal, kami sangat mendukung,” tutup Yuven. (Lid)

Baca Juga :  Ribuan Pelangan PDAM Kota Kupang Tidak Tersuplai Air

Pos terkait