Pemkot Kupang Cabut Status Tanggap Darurat Puting Beliung

  • Whatsapp
WaLi Kota saat serahkan beras bantuan
Bagikan :
WaLi Kota saat serahkan beras bantuan

NTTTERKINI.COM, Kupang – Pemerintah Kota Kupang (Pemkot) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), akhirnya mencabut status tanggap darurat setelah tujuh hari pasca kejadian bencana angin Puting Beliung yang melanda sejumlah kelurahan di Kota Kupang.

“Secara efektif, mulai hari ini, kami cabut status tanggap darurat bencana sesuai aturan setelah tujuh hari pasca kejadian,” kata Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore saat memberi bantuan beras bagi korban bencana, Jumat, 8 Maret 2019.

Bacaan Lainnya

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang tercatat korban puting beliung sebanyak 183 Kepala Keluarga (KK) dengan daerah sebaran yakni kelurahan Liliba sebanyak 161 kk, Penfui 20 kk, Fontein dan Oetete, masing-masing  1 kk dengan total bantuan sebesar Rp300 juta.

Baca Juga :  2013, KPA Kota Kupang Temukan Tiga Kasus HIV/Aids

“Secara keseluruhan, dana bantuan mencapai Rp300 juta dengan kategori tingkat kerusakan yang variatif berdasarkan perhitungan dari tim
assesmen,” kata Plt BPBD kota Kupang, Ade Manafe.

Kepala Dinas Sosial, Retnowati mengatakan, Dinsos mengeluarkan 5,4 ton Beras Cadangan Pemerintah (BCP) guna membantu pangan bagi 183 keluarga, yang masing-masing mendapatkan sebanyak 29,5 Kilogram (Kg).

“Untuk bantuan pangan khusus beras, Dinsos mengelontorkan sebanyak 5,4 ton beras cadangan pemerintah yang di bagikan bagi keluarga korban bencana,” kata Retno.

Pencabutan status tanggap darurat bencana dilakukan, setelah selama tujuh hari pasca ditetapkan sebagai kejadian bencana dengan menanggani dampak buruk yang ditimbulkan diantaranya penyelamatan, evakuasi korban, harta benda, pemenuhan kebutuhan dasar, perlindungan, pengurusan pengungsi serta pemulihan sarana prasarana. (Lid)

Pos terkait