Minim Fasilitas, Layanan Dinas Perijinan Kota Kupang Tidak Maksimal

  • Whatsapp
Bagikan :

Frengki Amalo

NTTTERKINI.ID, Kupang – Pelayanan publik pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak maksimal, akibat minimnya fasilitas pendukung.

“Kita saja urus SIUP bisa berbulan- bulan sejak dimasukkan pengajuan dan ini menganggu kinerja kita, buang waktu dan tenaga bolak-balik,” kata salah satu warga, Matheos, Selasa, 13 Oktober 2020.

Kepala dinas PMPTSP Kota Kupang, Frengky Amalo mengakui semua layanan pada dinas tersebut tidak di dukung dengan fasilitas yang memadai.

Adapun fasilitas penunjang kinerja para petugas pada dinas tersebut antara lain komputer, alat scanner serta daya jaringan internet (Wi-fi), ketiadaan fasilitas tersebut menjadi pelayanan pada pemohon izin menjadi tidak optimal.

Ia merinci, fasilitas seperti komputer merupakan fasilitas yang tidak mengikuti perkembangan dan menampung data sesuai dengan perkembangan teknologi mutakhir sesuai dengan kebutuhan. Kondisi tersebut di tambah dengan kondisi jaringan wi-fi yang tidak memadai.

“Fasilitas kami memang sangat tidak mendukung, komputer saja sudah sangat tua dan tidak dapat menampung data seturut perkembangan teknologi sesuai kebutuhan saat ini. Ditambah lagi dengan leletnya jaringan internet,” kata Frengky Amalo.

Berdasarkan hasil analisa tim IT guna mendukung keseluruhan kerja pada dinas tersebut dibutuhkan daya sebesar 150 MBps agar dapat menopang sistem kerja pelayanan online, namun jaringan daya internet yang tersedia hanya sebesar 50 megabyte per second (MBps).

Dinas PMPTSP wajib melayani minimal 95 jenis izin semua bidang yakni kesehatan, lingkungan hidup, perdagangan pekerjaan umum dan penataan ruang pertahun sesuai Peraturan Wali kota (Perwali) Nomor 68 dan 69 tahun 2020. (Lid)