Menaker Ancam Cabut Ijin P3MI Nakal

  • Whatsapp
Bagikan :

NTTTERKINI.ID, Kupang – Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziah mengancam akan mencabut ijin Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) nakal yang masih mengirim buruh migran Indonesia secara illegal ke luar negeri.

“Sanski terberat dicabut. jika terbukti mengirim PMI tidak prosedural,” kata Ida usai bertemu Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, Jumat, 13 November 2020.

Dia mengatakan NTT merupakan provinsi penyumbang buruh migran terbesar di Indonesia. Namun tidak sedikit dari mereka yang bekerja di luar negeri itu tidak melalui prosedur yang resmi.

Karena itu, disepakati guna menyiapkan Sumber Daya (SDM) dan peningkatan kompetensi antara Provinsi NTT dan Pemerintah Pusat. “Kami datang ke NTT ini untuk membahas isu-isu ketenagakerjaan,” katanya.

Karena itu, Ida mengatakan upaya yang dilakukan oleh pemerintah adalah bagaimana mempermudah masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri melalui penguatan yang ada di LTSA, sehingga masyarakat mudah untuk mengaksesnya.

Menurut dia, pemerintah Indonesia telah memiliki Undang-undang No. 18 tahun 2017 yang isinya memberikan pelindungan yang maksimal mulai dari hulu sampai hilir.

“Peran pemerintah desa sangat kuat sebagai garda terdepan, desa harus bisa menjadi pusat informasi pelayanan penempatan tenaga kerja di luar negeri,” tegasnya.

Menaker selanjutnya berkunjung ke Labuam Bajo, Manggarai Barat. (Ado)

Baca Juga :  Ratusan Massa Turun ke Jalan Tuntut Keadilan bagi Adelina Sau

Pos terkait