Kasus Tanah Hypermart Naik Status ke Penyidikan

  • Whatsapp
Bagikan :

Shirley Manutede

NTTTERKINI.ID, Kupang – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Timur (NTT) menaikan status kasus tanah Hypermart di Jalan Frans Seda, Kota Kupang dari penyelidikan ke penyidikan.


“Kami juga sudah naikan status kasus tanah Hypermart di Jalan Frans Seda atau bekas tanah kantor Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kupang,” kata Kepala Kejaksaan Tinggi NTT, Julianto, Kamis, 3 Juli 2020.


Kasus tanah milik Pemkab Kupang yang telah berdiri Hypermart itu telah dikuasai oleh PT Nusa Investa Mandiri. “Tanah pemda itu telah dialih fungsikan ke pihak ketiga,” katanya.


Kasus ini sedang ditangani oleh Kejari Kabupaten Kupang. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Kupang, Shirley Manutede mengatakan saat ini tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kupang terus mendalami kasus dugaan korupsi penguasaan aset negara berupa tanah (Hypermart).


Untuk menuntaskan kasus itu, kini tim penyidik Tipidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kupang, segera menerbitkan surat panggilan untuk pemeriksaan saksi.


“Setelah ditingkatkan statusnya dari penyelidikan (Lid) menjadi Penyidikan (Dik), kini penyidik Tipidsus bakal memanggil saksi – saksi untuk diperiksa,” kata Shirley.


Terkait dengan saksi – saksi, kata Shirley, yang akan dipanggil itu dari pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang dan luar  lingkup Pemerintah Kabupaten Kupang.


Dijelaskan Shirley, mengenai jumlah saksi yang akan dipanggil untuk diperiksa itu merupakan hal teknis dari Tipidsus Kejari Kabupaten Kupang.
“Soal berapa banyak yang akan dipanggil itu teknisnya ada di bidang pidana khusus. Mereka lebih tahu,” ujar Shirley.


Ditegaskan Shirley, dalam waktu dekat tim penyidik Tipidsus Kejari Kabupaten Kupang bakal memanggil para saksi untuk dilakukan pemeriksaan secara marathon nantinya.


“Yang jelas bahwa dalam waktu dekat penyidik Tipidsus Kejari Kabupaten Kupang akan panggil saksi – saksi untuk diperiksa,” tegas mantan Kasi Pidsus Kejari Kota Kupang ini. (*/Ado)