Kasus MTN Rp50 Miliar Bank NTT, OJK Koordinasi dengan Kejati

Bagikan :

NTTTERKINI.ID, Kupang – Wakil Ketua OJK NTT, Setia Ariyanto mengatakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) perwakilan Nusa Tenggara Timur (NTT) telah berkoordinasi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT terkait kasus dana Medium Term Note (MTN) PT NSP senilai Rp50 miliar di Bank NTT.

“Kami pastikan kasus tadi juga sudah kami koordinasi dengan kejati,” kata Setia menjawab pertanyaan wartawan pada media gathering, Sabtu, 20 November 2021 lalu.

Bacaan Lainnya

Baca Juga :  DPRD NTT Pertanyakan Berlarutnya Penanganan Kasus Dugaan Korupsi MTN Rp50 Miliar

Menurut dia, OJK akan terus memantau langkah- langkah yang akan diambil Bank NTT termasuk upaya-upaya untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan sebelumnya.

“Kami pastikan semua kasus yang disampaikan sudah kami tindaklanjuti dan kita sudah petakan mana-mana yang harus di audis oleh BPD,” tegasnya.

Dia juga meminta Bank NTT untuk membuka informasi ke publik, jika informasi itu bisa di buka. Karena, menurut dia, OJK tidak akan buka ke publik sebab OJK miliki kerahasiaan terhadap bank yang diawasi.

Baca Juga :  Bank NTT Dukung Wujudkan Program Merdeka Belajar

“Kami berharap kepada BPD, jika ada informasi yang bisa di buka. Silahkan di buka. Tapi kami tidak akan bicara dari OJK, karena OJK miliki kerahasian terhadap bank yg diawasi. Karena potensinya kemana-mana,” katanya.

Dia mengatakan OJK tidak bermaksud melindungi Bank NTT, karena OJK tetap lakukan pengawasan sesuai kewenangan, termasuk menegur dan memberi sanksi, ketika salah.

Baca Juga :  Nasabah Diminta Ganti ATM Bank NTT

Namun, OJK juga tidak ingin Bank NTT kolaps, karena jika apa yang diawasi OJK diungkapkan ke publik, maka diyakini kepercayaan kepada Bank NTT akan luntur.

“Kami juga tidak ingin banknya kolaps, jika semua yang kami awasi diungkapkan ke publik,” katanya.

Untuk diketahui kasus MTN PT NSP Rp50 miliar di Bank NTT yang berpotensi rugikan negara telah ditangani Kejati NTT. (Ado)


Bagikan :

Pos terkait