Kasus Covid Meningkat, Kota Kupang Berlakukan WFH

  • Whatsapp
Bagikan :

NTTTERKINI.ID, Kupang — Status penyebaran Covid-19 di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) berada pada status dengan resiko penyebaran sangat tinggi.

Berkaitan dengan status tersebut maka  Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang  mengatur jumlah pegawai yang melaksanakan tugas kedinasan di kantor sebanyak 25 persen dan 75 persen pegawai, baik Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Pegawai Tidak Tetap (PTT) bekerja dari rumah (WFH).

“Kota Kupang sudah masuk status zona coklat atau status dengan resiko penyebaran Covid-19 sangat tinggi, sehingga kita keluarkan edaran sistem kerja bagi ASN dan membatasi aktivitas yang melibatkan banyak orang,” kata Wakil Walikota Kupang, Hermanus Man, Kamis, 24 September 2020.

Adapun edaran yang menegaskan kembali segala aktivitas kumpul massa seperti pesta nikah dan berbagai acara lainnya yang melibatkan banyak orang dibatasi dan akan diberikan sanksi, jika melanggar ketentuan sesuai edaran Peraturan Wali kota Nomor 18 tahun 2020 seperti pencabutan ijin dan dapat membubarkan kegiatan yang melanggar isi edaran tersebut.

“Kalaupun mengadakan acara seperti pesta, maka perlu ada pemberitahuan dan pembatasan jumlah tamu yang hadir, jika tidak maka akan ada sanksinya yang dikenakan sesuai peraturan wali kota,” tambah Herman,

Adapun status Covid-19 di Kota Kupang tertuang dalam edaran wali kota Kupang nomor BKPPD.443.1/1066/IX/2020 tertanggal 23 September 2020, tentang penyesuain sistem kerja dan pemberian keterangan satuan tugas penanganan Covid-19

Sedangkan edaran Nomor Pem 440/II/84/IX/2020 tentang rekomendasi pencegahan penyebaran Covid-19 yang berisi beberapa poin, diantaranya sosialisasi penggunaan masker, kebiasaan cuci tangan dan menjaga jarak, melakukan antisipasi varian baru Covid-19, meningkatkan upaya tracking, menindak tegas pada para pihak yang melanggar protokol kesehatan Covid-9 serta meniadakan sementara waktu perayaan-perayaan, terutama pesta yang mengumpulkan banyak orang. (Lid)

Baca Juga :  Pemkot Kupang Berlakukan 18 Protokol New Normal

Pos terkait