Kajari Lembata Siap Pertahankan Zona Bebas Korupsi

  • Whatsapp
Bagikan :

NTTTERKINI.ID, Lewoleba – Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), Ridwan Angsar siap mempertahankan status Zona Bebas dari Korupsi (WBK).

Setelah dilantik sebagai Kejari Lembata pada 18 Agustus 2020 lalu, Ridwan mulai melakukan berbagai gebrakan perubahan, diantaranya evaluasi dan pembenahan internal Kejari Lembata hingga tugas penegakan hukum.

Evaluasi secara menyeluruh semua bidang tugas yang ada di Kejari Lembata, baik itu di bidang Pidana Umum, Pidana khusus, Intelijen, pembinaan dan lainnya.

“Selain mempertahankan status WBK, Ridwan juga bertekad untuk meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) yang diberikan oleh Kemenpan-RB,” kata Ridwan, Selasa, 22 September 2020.

Guna mencapai misi itu, Ridwan telah membangun tim work di Kejari Lembata.
Seluruh staf dirangkul untuk bersama-sama melaksanakan roda pelayanan Kejari Lembata dengan optimal.

Dia juga membangun keakraban dan kekeluargaan di lingkungan Kejari Lembata. Tidak hanya saat jam kerja, namun juga setelah kantoran.

“Dengan hal-hal sederhana seperti ini, kami terus merajut dan membangun kebersamaan sehingga menjadi tim yang solid,” ungkap Ridwan.

Selain di internal Kejari Lembata, Ridwan juga membangun komunikasi dan koordinasi yang baik dengan Pemda Lembata, Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh elemen masyarakat lainnya.

Ridwan juga komit dan fokus dalam penegakan hukum, terlebih dalam pemberantasan korupsi.

Hal itu terbukti baru sepekan memimpin Kejari Lembata, Ridwan bersama tim Kejari langsung melidik perkara dugaan korupsi pada kegiatan pengadaan kapal patroli pada Dinas Kelautan dan Perikanan Lembata.

“Jadi penegakan hukum tetap dilakukan, tetapi juga harus mendukung pembangunan di daerah ini,” kata Ridwan. (Ado)

Baca Juga :  Kejari Lewoleba Musnahkan Barang Bukti Hasil Kejahatan

Pos terkait