Kades, Bhabinkamtibmas dan Dua Oknum Wartawan di Rote Ndao Dipolisikan

Bagikan :

NTTTERKINI.ID, Ba’a – Merasa dirugikan akibat pemberitaan media online lokal, Endang Sidin, wartawati media NewsKPK.com di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT) mempolisikan Babinkamtibmas Mukekuku, Kades Mukekuku, dan dua wartawan media lokal ke Polres Rote Ndao, Minggu, 24 Oktober 2021 petang.

“Saya melaporkan dugaan pencemaran nama baik oleh oknum-oknum tersebut,” kata Endang dalam keterangan pers kepada wartawan.

Bacaan Lainnya

Oknum yang dilaporkan yakni Kepala Desa Mukekuku, Hengki Suki. Babinkamtibmas Mokekuku, Dan Mario serta dua oknum wartawan yakni Dance Henuk dan Isak Totu dari media online roteterkini.

Baca Juga :  Wartawan di Rote Ndao Kirim Surat Terbuka ke Kapolri

Dalam pemberitaan media roteterkini dan canel you tube, Dance Henuk disebutkan oleh Babinkamtibmas Mokekuku bahwa dirinya mencatut nama Wakapolres Rote Ndao, Kompol I Nyoman Surya Wiryawan saat membeli pasir dari hasil penambangan ilegal guna disumbangkan untuk pembangunan Pura Agung Giri Natha Tuabolok, Ba’a.

“Padahal, saya membeli pasir dari pengusahan yang memiliki izin resmi. Sebagai penyumbang untuk pembangunan Pura, saya merasa sangat dirugikan atas pemberitaan media tersebut,” katanya.

Baca Juga :  Wartawan di Rote Ndao Kirim Surat Terbuka ke Kapolri

Menurut dia, pemberitaan media yang dilaporkan tersebut dinilai telah mengabaikan kaidah juralistik yakni menguji informasi dan melakukan check and recheck tentang kebenaran informasi itu. Apalagi tidak memberikan ruang kepada dirinya secara proporsional, dan mengabaikan asas praduga tak bersalah, karena pemberitaan cenderung menghakimi dan menyerang pribadi.

“Pemberitaan media tersebut sengaja membenturkan dirinya dengan pihak kepolisian, dalam hal ini Wakapolres Rote Ndao,” tandasnya.

Karena itu, dia meminta Polres Rote Ndao untuk secepatnya memproses laporan  tersebut. Jika tidak, dia akan melaporkan ke Polda NTT untuk mengambil alih penyelesaian kasus ini. 

Baca Juga :  Wartawan di Rote Ndao Kirim Surat Terbuka ke Kapolri

Dia mengaku tidak akan menggunakan hak jawabnya, karena pemberitaan media tersebut tidak terlebih dahulu mengkonfirmasi dirinya, sehingga jelas ada pelanggaran kode etik. “Saya akan menempuh jalur penyelesaian secara pidana,” tegasnya.

Selain itu dia juga mengancam akan mempidanakan oknum wartawan yang menyebarluaskan hasil wawancara dengan narasumber Kades Mukekuku ke pihak lain. “Sudah ada bukti awal tentang itu,” katanya. (*/Ado)


Bagikan :

Pos terkait