Gubernur NTT Ancam “Lipat” Demo Anarkis

  • Whatsapp
Bagikan :

Viktor Laiskodat

NTTTERKINI.ID, Kupang – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat mengancam akan menghajar (Lipat) para pendemo yang anarkis saat menggelar aksi menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja.

“Kalau anarkis di tempat lain, kalau di NTT saya lipat nanti,” tegas Viktor kepada wartawan di Kupang, Rabu, 14 Oktober 2020.

Viktor menyatakan mendukung UU Omnibus Law tersebut, karena dinilai UU tersebut sangat bagus untuk pembangunan bangsa kedepan.

“Saya sangat mendukung. Seribu persen dukung. Jika tidak, maka saya sudah ribut,” kata Viktor.

Menurut dia, ada kesalahpahaman dari pendemo, dan ada niat-niat tertentu yang hendak mengdiskreditkan pemerintah yang harus ditanggapi secara serius.

“Apa yang dilakukan Polri dan TNI untuk antisipasi demo sangat baik. Karena demo ini semata mata tidak sebatas pada tenaga kerja,” ujarnya.

Dia mengatakan jika dibaca secara keseluruhan, pasal demi pasal dalam UU Omnibus Law itu sangat menguntungkan tenaga kerja. Karena dalam pengurusan ijin akan sangat cepat.

“Tidak ada lagi pejabat bupati dan gubernur untuk mengambil langkah, sehingga semakin cepat. Dan itu baik sekali,” katanya.

Unjuk rasa menolak UU Omnisbus Law Cipta Kerja hampir merata di NTT. Di Kota Kupang, misalnya, demo berlangsung selama tiga hari sejak Kamis hingga Senin kemarin. (Ado)

Baca Juga :  OJK:  NTT Harus Dapat Perhatian Lebih

Pos terkait