Endemik Malaria, Pemkot Kupang Upayakan Tak Ada Korban Jiwa

  • Whatsapp
Bagikan :

Jefri Riwu Kore

NTTTERKINI.ID, Kupang – Mewaspadai Kota  Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai wilayah endemik  Malaria atau suatu keadaan yang muncul ketika penyebaran penyakit hanya terjadi pada satu area tertentu dalam jangka waktu lama, maka Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang berupaya lakukan antisipasi agar memasuki peralihan musim tidak ada korban jiwa, akibat penyakit tersebut.

“Kami sudah siapkan dari sekarang ini, karena tahun lalu ada korban jiwa sebanyak 8 orang, sehingga tahun ini kami upayakan jangan ada korban jiwa,” kata Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore, Senin, 26 Oktober 2020.

Komitmen Pemkot Kupang yakni bersama RT/RW dan para Lurah menjaga kebersihan lingkungan sekitar dan menggerakan warga hidup bersih, jika ada salah satu warga yang mengalami penyakit malaria maka dana insentif RT/RW serta Lurah tidak dibayarkan.

“Korban jiwa tahun lalu itu sungguh memalukan. Kami komitmen bersama RT/RW dan Lurah di lingkungan, jika ada yang meninggal kami hapuskan insentif, kami pasti tindak,” tegas Jefri.

Menjadi kewajiban dan tanggung jawab para Lurah, RT dan RW mengerakkan warga untuk bersih lingkungan serta menjaga kebersihan serta mengontrol wilayah kerjanya agar dapat terbebas dari penyebaran penyakit malaria. (Lid)