Diperiksa 8 Jam, Bupati Mabar Dicecar 59 Pertanyaan

Bagikan :

NTTTERKINI.ID, Kupang – Bupati Manggarai Barat, Agustinus Ch Dulah, Senin, 18 Januari 2020 diperiksa Jaksa Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Timur (NTT) terkait kasus jual beli tanah di Labuan Bajo yang merugikan negara Rp1,3 triliun.

Dalam pemeriksaan sebagai saksi dan tersangka itu, Bupati Mabar di cecar 59 pertanyaan dari Jaksa penyidik sejak pukul 09.45 Wita hingga pukul 18.45 Wita. Namun, jaksa tidak menahan Bupati Mabar, karena belum ada ijin dari Menteri dalam negeri (Mendagri).

“Tadi klien saya di cecar 59 pertanyaan terkait kasus tersebut,” kata kuasa hukum Bupati Mabar, Ali Antonius usai mendampingi klien saat jalani pemeriksaan.

Bupati Mabar, menurut dia, ditanya seputar status tanah seluas 30 hektare (ha) yang telah berpindah tangan. “Jadi klien saya diperiksa sebagai saksi sekaligus tersangka,” ujarnya.

Dia mengaku pihaknya akan mengambil upaya hukum terkait penetapan status tersangka kepada kliennya. “Yang pasti kami akan lakukan upaya hukum. Bisa saja pra peradilan,” katanya.

Dia mengatakan Bupati Mabar masih sementara berjuang agar lahan 30 ha tersebut menjadi aset daerah. Karena sampai saat ini status tanah tersebut belum masuh sebagai aset negara.

Dalam kasus jual beli tanah di Labuan Bajo itu, Kejati NTT telah menetapkan sebanyak 16 tersangka, dan 14 diantaranya telah ditahan di Rutan Kupang. (Ado)


Bagikan :