Diminta Pindahkan Tiang Lampu, Kadis PUPR: Kami Hanya Geser

  • Whatsapp
Bagikan :

NTTTERKINI.ID, Kupang – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kupang, Hengky Ndapamerang mengatakan pihaknya tidak memindahkan tiang lampu yang telah ditanam di trotoar jalan, tapi hanya menggesernya.

“Tiang lampu itu tidak dipindahkan kemana-mana, hanya digeser. Jika memang di tengah akan geser ke pinggir. Dari pada pejalan kaki tidak lihat tiang sebesar itu, ditabrak celaka lagi. Jadi digeser saja,” tegas Hengky.

Balai Pelaksana Jalan Nasional Wilayah X Nusa Tenggara Timur (NTT) meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang untuk memindahkan tiang lampu jalan yang ditanam diatas trotoar sepanjang jalan El Tari, karena tidak sesuai ijin prinsip Kepala BPJN NTT.

Permintaan tersebut tertuang dalam surat BPJN No.UM.02.03-Bb-10/PJNW.1.NTT/945 yang ditandatangani Kepala Satuan Kerja (Satker) Jalan Nasional Wilayah I NTT, M. Syazili pada 11 November 2020 kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kupang.

Dinas PUPR Kota Kupang bersama PPK, Kontraktor dan konsultan pengawas masih melakukan koordinasi internal guna melihat kondisi di lapangan, selanjutnya akan dikoordinasikan lagi dengan BPJN X NTT.

“Jangan pikir pindah tiang lampu, seperti balik telapak tangan. Yang penting kita masih koordinasi internal. Kita lihat bagaimana kondisi di lapangan,” katanya.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Lampu Jalan, Sri Wahyuningsih mengaku pihaknya akan melakukan kajian, sehingga diketahui mana tidak sesuai akan diperbaiki.

“Akan dikaji dan akan dievaluasi untuk dilihat mana yang tidak sesuai baru akan diperbaiki. Ini masih masa kontrak jadi kontraktor akan mengikutinya,” kata Sri.

Direktur CV. Willis Fhylosopia, Syahrul sebagai kontraktor pelaksana mengaku akan berkoordinasi dengan PPK, sehingga belum dapat menjawab permintaan BPJN X NTT untuk perbaikan pembangunan dan penempatan bangunan dan jaringan utilitas pemasangan Lampu Hias Jembatan dan Lampu Penerangan Jalan Umum Kota Kupang.

Proyek perluasan jaringan LPJU ruas jalan utama tersebut terdiri dari dua jenis paket yakni lampu jalan dekoratif setinggi 9 meter dan lampu jalan biasa setinggi 7 meter dengan total sebanyak 1.800 dengan nilai kontrak mencapai Rp9,9 miliar hingga Desember 2020 dan masa pemeliharaan 1 tahun. (Lid)