Diduga Langgar Prokes, Satgas Covid Diminta Tegur Panitia Penyelenggara

Bagikan :

NTTTERKINI.ID, Kupang – Kepolisian daerah (Polda) Nusa Tenggara Timur (NTT) meminta Satgas Covid19 NTT memberikan teguran tertulis Panitia pelaksana kegiatan di Desa Otan, Semau, Kabupaten Kupang.

“Ketua pelaksana Satgas covid 19 provinsi NTT agar memberikan teguran tertulis kepada panitia pelaksana kegiatan dan memberikan penjelasan kepada masyarakat secara proporsional,” kata Kepala bidang (Kabid) Humas Polda NTT, Kombes Rishian Krisna melalui siaran pers yang diterima media ini, Jumat, 3 September 2021.

Menurut dia, Polda NTT telah menerima laporan yang disampaikan mahasiswa, dan selanjutnya dilakukan proses penanganan. “Untuk itu diharapkan semua pihak bisa menghormati proses penanganan terkait laporan tersebut,” pintanya.

Sebelumnya, kata dia, Polda NTT telah membentuk tim untuk melakukan komunikasi dan koordinasi dengan instansi terkait untuk dapatkan data dan informasi terkait kejadian di video yang viral di media.

Dari hasil komunikasi dan koordinasi yang dilakukan Polda NTT dengan satgas covid 19, diperoleh hasil bahwa kegiatan tersebut adalah acara resmi pengukuhan TPAKD dan acara tambahan. “Perlu dilihat dan dikaji pada saat atau tahapan acara mana kelalaian dalam pelaksanaan prokes tersebut terjadi,” katanya.

Sementara itu polda NTT juga telah memberikan surat teguran dan rekomendasi kepada ketua pelaksana satgas covid 19 propinsi NTT terkait video yang tersebar di media tentang dugaan adanya pelanggaran prokes setelah acara pokok selesai pada rangkaian kegiatan pengukuhan TPAKD yang berlangsung pada  Jumat 27 Agustus 2021 di Pantai Otan, Desa Otan, Semau, Kupang.

Dalam surat teguran dan rekomendasi tersebut tertuang beberapa point antara lain tidak boleh terulang kembali hal serupa di lain waktu untuk acara-acara yang melibatkan masyarakat yang berpotensi terjadi kerumunan.

Pengawasan protokol kesehatan harus dilaksanakan secara ketat mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan dan akhir kegiatan, melaksanakan koordinasi secara intensif dengan TNI dan Polri serta instansi terkait untuk kelancaran demi keamanan sesuai protokol kesehatan yang berlaku.

Sebelumnya Cipayung Plus melaporkn Gubernur NTT, Viktor Laiskodat Cs ke Polda NTT terkait dugaan pelanggaran Prokes kegiatan di Desa Otan, Semau, Kabupaten Kupang. (*/Ado)


Bagikan :