Cegah Gizi Buruk di NTT Bulog Salurkan 5 Ton Beras “Fortivit” Gratis

Bagikan :

NTTTERKINI.ID, Kupang – Perusahaan Umum Badan Umum Logistik (Perum Bulog) menyalurkan bantuan beras gratis bergizi “Fortivit” sebanyak 5 ton bagi bayi dan balita Bawah Garis Merah (BGM) guna mencegah gizi buruk di Kelurahan Naibonat, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Program yang kita laksanakan ini merupakan komitmen perum bulog untuk hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya di bidang kesehatan dalam pencegahan stunting di NTT,” kata Direktur Human Capital Perum Bulog, Purnomo Sinar Hadi saat penyaluran, Jumat, 3 Desember 2021.

Baca Juga :  Bulog Peduli Bantu Ratusan Balita Gizi Buruk di Kupang

Bacaan Lainnya

Sebanyak 5 ton beras ‘Fortivit” yang merupakan produk dari Bulog sebagai beras bergizi yang memiliki keunggulan dan kandungan zat-zat yang dapat mengurangi resiko stunting serta meningkatkan daya tahan tubuh atau imunitas bayi dan balita serta diberikan secara cuma-cuma selama masa waktu tiga bulan terhitung sejak Desember 2021–Februari 2022.

Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe mengatakan angka kasus stunting di wilayah tersebut masih sangat tinggi yakni sebesar 22,3 persen atau 6,674 bayi dan balita.

Baca Juga :  Dinkes Kota Kupang Temukan 195 Kasus Gizi Buruk

Hal tersebut bukan semata karena pola asuh dan pola makan bergizi, namun  ditunjang beberapa hal lainnya seperti kesulitan air bersih, luasan wilayah Kabupaten Kupang dengan jumlah penduduk sebanyak 400 ribu jiwa, wilayah yang terdiri dari 24 kecamatan, 160 desa dan 17 kelurahan, topografi wilayah berbukit serta infrastruktur yang belum memadai menjadi  penyebab rata-rata warga masih hidup di bawah garis kemiskinan.

“Angka kasus stunting di Kabupaten Kupang masih cukup tinggi. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi kami selaku pemerintah daerah dan bantuan Bulog ini bukti nyata dukungan dan perhatian terkait masalah gizi buruk,” kata Jerry.

Baca Juga :  Di Kota Kupang, Kader Posyandu Hanya Dibayar Rp40 Ribu/Bulan Atasi Gizi Buruk

Pemerintah Kabupaten Kupang terus berupaya menekan angka kasus stunting dengan melakukan beberapa treatmen yakni sosialisasi pola hidup sehat, terobosan di bidang pertanian, perikanan dan peternakan untuk mengkonsumsi makanan bergizi serta pelayanan kesehatan bagi bayi balita di Bawah Garis Merah (BGM) dan menyediakan makanan tambahan khusus bagi ibu hamil. (Lid)


Bagikan :

Pos terkait