BNN Proteksi Penyebaran Narkoba Melalui Aplikasi REAN

  • Whatsapp
Bagikan :

NTTTERKINI.ID, Kupang – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa, 27 Oktober 2020 meluncurkan aplikasi Rumah Edukasi Anti Narkoba (REAN) sebagai upaya untuk mencegah, sekaligus mengajak seluruh komponen masyarakat, khususnya remaja untuk bersama memerangi peredaran narkoba.

Guna mengkampanye hal itu, BNNP NTT menggelar talk show dengan menghadirkan ratusan wartawan dan mahasiswa agar bersama BNNP mengkampanyekan edukasi terkait bahaya narkoba di Indonesia dan NTT.

“Aplikasi ini sebagai bentuk edukasi kepada publik dalam bentuk gambar atau video,” Kepala seksi pencegahan BNNP NTT, Markus Raga Djara.

Selain memberikan edukasi, jelasnya, pengguna aplikasi ini dapat memberikan kebebasan dalam berekspresi, melihat potensi dan meningkatkan kepercayaan ketika memberikan informasi ke publik melalui media sosial.

Aplikasi yang turut melibatkan pihak desa ini telah terbentuk di tiga kabupaten/kota diantaranya Kota Kupang berada di keluarahan Oesapa, Kabupaten Kupang di Desa Noelbaki dan Desa Kuanheum.

Kabid Pencegahan BNNP, Hendrik J Rohi
mengklaim dengan melibatkan pihak desa, termkasud membentuk relawan di tingkat desa akan mencegah penyebaran ditingkatan desa, sehingga dibutuhkan dukungan dari pemerintah desa melalui intervensi anggaran sesuai peraturan menteri keuangan.

Diungkapkan Hendrik, REAN.ID akan menyasar para pengguna di media sosial di Indonesia yang memiliki jumlah pengguna terbanyak di dunia, sehingga hal ini akan sangat membantu dalam proses sosialisasi pencegahan narkoba.

Selain melakukan sosialisasi secara tatap muka melalui sekolah, desa hingga tempat pelayanan publik lainnya, diharapkan dengan adanya REAN.ID dapat mempermudah dan terus menyesuaikan pencegahan narkoba dengan perkembangan teknologi yang ada. (*/Ado)

Baca Juga :  NTT Rawan Jalur Peredaran Narkoba

Pos terkait