BNN NTT Tangkap Tujuh Tersangka Penyalahguna Narkoba

  • Whatsapp
Bagikan :


Teguh Imam Wahyudi

NTTTERKINI.ID, Kupang – Badan Narkotika Nasional (BNN) Nusa Tenggara Timur (NTT)) berhasil menangkap tujuh tersangka penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Obat-obatan terlarang (Narkoba).

“Dari Januari hingga Oktober 2020, BNN NTT telah menangani empat kasus penyalahgunaan Narkoba, dengan tujuh tersangka,” kata Kepala BNN NTT, Teguh Imam Wahyudi saat konfrensi pers, Kamis, 8 Oktober 2020.

Pada 2020, menurut dia, BNN NTT diberi target untuk menyelesaikan enam Laporan Kasus Narkotika (LKN). Dari jumlah itu, BNN telah menyelesaikab empat LKN dengan jumlah tersangka sebanyak tujuh orang.

Ketujuh tersangka tersebut bernisial IS, AS, DS, NS, LR, dan DT yang berjenis kelamin laki-laki dan seorang perempuan berinisial AL ditangkap. Mereka ditangkap selama kurun waktu Januari hingga Oktober 2020 dengan wilayah peredaran di Kabupaten Belu, Kota Kupang, Sikka dan Timor Tengah Selatan (TTS).

Dari ketujuh tersangka itu ditemukan barang bukti berupa sabu-sabu seberat 0,5885 gram, tembakau Brazil 5 gram dan barang bukti non narkotika berupa 3 buah ponsel. Ketujuh tersangka tersebut di kenakan pasal 114, 112, 127 undang-undang 35 tahun 2009.

“Empat tersangka yang diangkap diproses hukum, sedangkan tiga lainnya direhabilitasi karena tak cukup bukti,” katanya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kabid Berantas, Yuliana Beribe menambahkan adapun rincian pengungkapan kasus peredaran narkoba di NTT terdiri dari, kasus pertama di Kabupaten Belu pada April 2020, Kota Kupang pada Juni 2020, Sikka pada Juli 2020, Timor Tengah Selatan (TTS) Agustus 2020 dan hasil pengembangan kasus di TTS yang ditangkap di Gresik, Jawa Timur  pada September 2020.

Setiap pengungkapan kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba masih sebatas pengguna dan bukan pengedar, karena terungkap pengedarnya berasal dan berada di luar NTT. (Lid)

Baca Juga :  BNNP NTT Kampanye Gerakan Anti Narkoba

Pos terkait