Beresiko Tinggi Covid, Kota Kupang Belum PSBB

  • Whatsapp
Bagikan :

NTTTERKINI.ID, Kupang – Status penyebaran Covid-19 di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) berada pada zona coklat dengan  resiko sangat tinggi. Namun, Pemerintah Kota Kupang belum berlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Status zona tersebut tertuang dalam edaran wali kota Kupang tanggal 23 September 2020 dengan nomor surat BKPPD.443.1/1063/IX/2020 yang juga mengatur penyesuain sistem kerja pada Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT)

“Edaran ini menegaskan kondisi atau status sekarang sehingga perlu dipatuhi seluruh kalangan,”kata Wakil Wali Kota, Herman Man, Kamis, 24 September 2020.

Menurut dia, meski status zona coklat, namun pemerintah belum menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) maupun kebijakan menutup jalur keluar masuk melalui udara dan darat.

Edaran yang dikeluarkan hanya sebatas mengurangi aktivitas kerja di kantor pemerintahan dan pembatasan kumpulan massa dalam berbagai jenis perayaan.

“Kalau rencana penutupan pintu masuk keluar sementara belum. Kita hanya membatasi kumpulan massa di pesta-pesta,” tambah Herman.

Pesta atau perayaan yang akan digelar wajib dikoordinasikan dengan pihak kepolisian, serta membatasi jumlah undangan. Pesta pernikahan maksimal 300 orang, namun dengan mengubah pola pesta yakni undangan datang, makan lalu memberikan selamat tanpa bersentuhan dan segera pulang, sehingga tidak ada penumpukan massa.

“Jika ada pesta harus beritahu atau sampaikan ke pihak kepolisian, polanya jangan kumpul manusia, jika pesta nikah, penganti sudah menunggu tamu datang, pegang tangan, makan dan langsung pulang,” tutup Herman. (Lid)

Baca Juga :  Empat Hari, Tak Ada Penambahan Positif Covid-19 di NTT

Pos terkait