Bank Indonesia: Potensi Tenun NTT Belum Dikelola Optimal

Bagikan :

NTTTERKINI.ID, Kupang – Potensi ekonomi tenun di Nusa Tenggara Timur (NTT) belum sepenuhnya dikelola optimal, sehingga perlu dorongan pemulihan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) tenun NTT.

“Potensi ekonomi dari tenun NTT belum sepenuhnya optimal, khususnya di tengah pendemi Covid-19 saat ini. Untuk itulah kami merasa perlu mendorong pemulihan UMKM tenun NTT,” kata Kepala BI NTT,  I Nyoman Ariawan Atmaja saat membuka Festival Excotic Tenun secara online, Senin, 22 Maret 2021.

Potensi ekonomi tenun tidak optimal serta mengalami penurunan pendapatan, akibat kurangnya daya beli masyarakat serta minimnya kunjungan wisatawan akibat adanya pendemi Covid-19, sehingga dengan adanya pegelaran festival tenun yang di gelar meski secara virtual atau online.

Festival ini semata bertujuan mendorong UMKM sebagai pilar pemulihan ekonomi sekaligus mendukung pengembangan UMKM Tenun melalui digitalisasi promosi dan sistem pembayarannya

“Banyak UMKM mengalami penurunan omset, karena menurunnya daya beli masyarakat serta minimnya kunjungan wisatawan, padahal UMKM sebagai salah satu pilar pemulihan ekonomi,” tambah Atmaja.

Tujuan pegelaran festival tenun ini guna mempekuat dan memaksimalkan pemulihan ekonomi khusus bagi UMKM tenun, sekaligus memperkuat identitas maha karya dan warisan budaya leluhur yang bernilai tinggi dan memperkenalkan keindahan tenun NTT dengan motif, jenis dan latar belakang cerita yang beragam.

Rangkaian festival tersebut juga sebagai dukungan program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) sebagai  suatu gerakan meningkatkan kecintaan dan pengunaan produk-produk UMKM dalam negeri. (Lid)


Bagikan :
Baca Juga :  Kupang Masuk Kota Berjaringan Indonesia Citynet

Pos terkait