2021, Laba Bank NTT Capai  Rp321 Milliar

Bagikan :

NTTTERKINI.ID, Kupang – Perkembangan kinerja Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) masih tetap bertumbuh dan telah mencapai laba sebesar Rp321 milliar meski di tengah tantangan pendemi Covid-19 yang belum berakhir.

“Posisi laba bank NTT telah mencapai Rp 321 milliar, kita optimis akan melampaui laba tahun sebelumnya. Angka ini masih bersifat sementara karena belum di audit,” kata Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho saat Media Gathering, Kamis, 30 Desember 2021.

Baca Juga :  Jelang HUT, Bank NTT Serahkan CSR ke RS St Carolus

Bacaan Lainnya

Data perkembangan kinerja keuangan Bank NTT terealisasi per 28 Desember  2021 tercatat, dua tahun terakhir asset bertumbuh positif sebesar Rp 8,75 persen, Dana Pihak Ketiga (DPK) capai 23,49 persen atau sebesar Rp12,7 triliun dan didominasi oleh deposito dari Rp4,5 triliun menjadi Rp6,5 triliun, giro mencapai Rp2,3 triliun dan tabungan sebesar Rp3,9 triliun.

Baca Juga :  Pemprov Ajukan Pinjaman Dana Rp900 Miliar ke Bank NTT

Dari sisi kredit juga mengalami pertumbuhan sebesar 3,98 persen, namun untuk kredit modal kerja dan investasi tidak bertumbuh secara positif, karena daya serap yang lemah dengan dampak multi efek sangat besar.

Kredit konsumsi bertumbuh 9,96 persen yang sebagaian besar penyerapan digunakan untuk ekonomi rumah tangga, seperti usaha kios kecil dan usaha produktif kecil lainnya. UMKM bertumbuh 7,53 persen yang berkolrelasi dengan program desa binaan.

Baca Juga :  Plt Dirut Bank NTT Diperiksa Jaksa Terkait Kredit Macet

“Dalam dua tahun terakhir asset dan kredit terus mengalami pertumbuhan positif, meski untuk kredit modal kerja dan investasi belum mampu bertumbuh secara positif,” tambah Harry.

Sepanjang tahun 2021, dukungan Bank NTT dalam percepatan pemulihan ekonomi yakni dengan penyaluran kredit atas penempatan Dana PEN, layanan digital banking, memfasilitasi rekening dana bantuan dari pemerintah pusat, pemerintaah daerah dan swasta, produk tabungan untuk para pelaku usaha dan pemberian kredit mikro. (Lid)


Bagikan :

Pos terkait