19 Booth Hydrink Launching Minum Olahan Kelor

Bagikan :

NTTTERKINI.ID, Kupang – Dewan Kerajinan Nasional Daerah Provinsi NTT berkolaborasi dengan Dapur Kelor Indonesia meluncurkan sebuah merek bernama Haydrink yang merupakan franchise atau warlaba berbasis Kelor pertama di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara dengan mengusung konsep Minuman Kelor dengan berbagai cita rasa yang sangat cocok dengan kalangan Milenial saat ini.

Terdapat 19 Booth Hydrink yang diluncurkan pada Jumat, 24 September 2021 di sejumlah lokasi di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bacaan Lainnya

Peluncuran Haydrink ini telah melalui beberapa proses sejak awal inisiasi hingga saat ini, dimana tim Dekranasda NTT dan Dapur Kelor Indonesia bersama-sama melakukan penjaringan peserta, pelatihan kolaborasi dengan pihak Bank BRI, Grab dan pelatihan untuk meracik minuman Haydrink. 

Baca Juga :  Dibuka Ibu Wapres, Dekranasda NTT Tuan Rumah PKW Tenun Ikat

“Peserta yang mengikuti Program Haydrink ini adalah kaum Milenial di Kota Kupang,” kata Ketua Dekranasda NTT, Julie Sutrisno Laiskodat.

Untuk mengikuti program ini, peserta hanya perlu melampirkan KTP, foto lokasi penjualan beserta beberapa persyaratan untuk pembukaan tabungan di Bank BRI serta menggunakan pembayaran non tunai. 

“Program ini juga berkolaborasi dengan Jasa Transportasi Online Grab yang memiliki fitur GrabFood, sehingga dapat memudahkan dalam melakukan pemesanan produk dari mana saja,” katanya.

Tujuan dari program Haydrink ini adalah untuk dapat menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan kalian milenial dalam berwirausaha. 

Selain untuk membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan tujuan kaum milenial dalam berusaha, program ini juga adalah pengembangan Kelor NTT yang menurut penelitian merupakan Kelor terbaik Nomor 2 di dunia setelah Kelor dari Kepulauan Canary di Spanyol. 

Baca Juga :  Nasdem NTT Layani Vaksinasi Tahap II bagi 1.150 Orang

Kelor yang merupakan makanan super atau super food memiliki kandungan nutrisi dan vitamin yang sangat bagus untuk tubuh terutama saat pandemi seperti sekarang dimana tubuh membutuhkan asupan yang cukup, sehingga dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap radikal bebas dan penyakit. 

Booth Haydrink tersebar di beberapa titik dalam wilayah Kota Kupang dan tidak menutup kemugkinan akan dikembangkan di daerah lain di NTT.

“Untuk saat ini Haydrink di Kota Kupang akan dijadikan sebagai Pilot Project untuk selanjutnya dapat dikembangkan di seluruh wilayah NTT. Mengingat NTT memiliki potensi kelor yang serta sudah  ada beberapa daerah yang menyatakan berminat untuk mengembangkan program serupa seperti di wilayah Belu dan Malaka,” katanya.

Baca Juga :  Julie Laiskodat Bertekad Tekan Angka Stunting dan Gizi Buruk

Julie mengatakan sebagai mitra Pemerintah Provinsi NTT, Dekranasda mendukung penuh Program Gubernur NTT untuk mengembangkan Kelor sebagai salah satu komoditas unggulan dari NTT demi mewujudkan NTT bangkit, NTT sejahtera. 

NTT dengan 3.026 desa memiliki potensi yang luar biasa dan akan memberikan dampak luar biasa bagi masyarakat, jika dikembangkan dengan baik.

Nadia Matau di Booth 12 Haydrink Kayu Putih mengatakan pembukaan Haydrink hari ini merupakan yang pertama dan telah mendapat respon positif dari masyarakat.

“Hari ini pertama berjualan, tapi sudah banyak yang datang membeli Hydrink dengan berbagai rasa ini,” kata Nadia.

Haydrink yang ditawarkan dari berbagai cita rasa, diantaranya Moringa Moccacino, sweet oreo, ginger, hazelnut, taro, stawberry, redvelvet, cappucino, tiramisu dan sweet ori. (Ado)


Bagikan :

Pos terkait